Tuesday, February 2, 2016

Kunjungan Nanga Sangan Tepian Sungai Boyan

Pemandangan Menjelang Dusun Kuala Baru, Desa Nanga Sangan

Nanga Sangan, sebuah desa yang terletak di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, tepatnya di Kecamatan Boyan Tanjung. Nama desa ini baru saya dengar beberapa bulan yang lalu. Minggu kemarin saya kembali mengunjunginya, kali pertama saya berkunjung adalah pada bulan desember tahun lalu. Sebagian dari ceritanya ada di sini.

Wilayah desa Nanga Sangan dibelah oleh sungai Boyan Tanjung dengan lebar sekitar 20 meter. Pada waktu hujan tidak terlalu deras, air sungai Boyan tersebut sebenarnya jernih tetapi saat kegiatan masyarakat menjadi intens di sungai, airnya akan menjadi keruh. Beberapa menit setelah kegiatan itu berhenti, air akan kembali menjadi jernih. Di sungai ini sebenarnya saya ingin mencari batu dan tanaman air, tapi menurut masyarakat, airnya sedang tinggi, jadi akan sulit untuk mencari tanaman airnya yang terendam dan tidak nampak. Batu juga sepertinya sudah tidak nampak lagi yang menarik, sepertinya sudah jauh hari orang-orang mencarinya di wilayah sungai ini. Dibawah ini adalah penampakan sungai Boyan di desa Nanga Sangan.

Nyari Batu di Pinggiran Sungai Boyan
Sore hari, saat sedang berkendara melewati perumahan masyarakat, sekelompok pemuda sedang bermain voli di lapangan di tepi jalan. Saya berhenti dan duduk di tepi halaman. Warga menawarkan saya untuk ikut bermain, tanpa menunggu lagi, saya langsung ikut bermain karena ada salah satu pemain yang keluar dan istirahat.

Kami pulang keesokan harinya setelah diskusi beberapa kali dengan beberapa anggota masyarakat.

3 comments:

  1. Waah, sukenye jalan-jalan... :D Kayaknye udaranye bersih dan dingin ye, da?

    Btw artikel tertautnye ndak ade? Cuman titik-titik tuh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. dingin pakai banget din... kalau tidur harus pakai selimut...

      Delete
  2. Waaah batunya keren ya.. warna warni :D

    ReplyDelete