Tuesday, September 15, 2015

Tama dan Halaman Rumah yang Rimbun

Suatu hari saya menemukan seekor anak burung tergeletak tak berdaya di tengah jalan yang basah setelah hujan deras dengan angin kencang mendera kota Khatulistiwa. Khawatir dia akan terlindas kendaraan yang lewat, dan tidak tahu dimana sarangnya, saya kemudian mengambilnya dan membawanya pulang. Dirumah dia kami rawat dengan dengan sebaik mungkin hingga tubuhnya cukup kuat.

Tama, Nectarinia jugularis, (www.delyanet.com)
Dalam perawatan itu kami ketahui burung tersebut adalah jenis burung penghisap nektar, karena itu nama genusnya adalah Necatarinia. Burung tersebut kemudian kami namai Tama. Dia menemani Dinda yang sedang mengandung Weissar. Setelah beberapa minggu kami rawat, suatu hari kecelakaan akibat kesalahan saya sendiri, kaki Tama patah atau keseleo dan bengkak. Beberapa hari kemudian dia tidak mau makan hingga akhirnya mati, jatuh, dari tangan saya juga. Sedih... tapi semuanya yang bernyawa memang demikian pada akhirnya...

Pengalaman dengan Tama membuat saya dan dinda semakin aware dengan kondisi lingkungan, bahwa disekitar kami masih banyak pohon yang menjadi habitat dan tempat bermain bagi banyak jenis burung. Salah satu dari beberapa jenis burung tersebut adalah Tama, Nectarinia jugularis, selain tama kami juga pernah menangkap beberapa jenis burung lain di halaman rumah orang tua kami, salah satunya saya ceritakan disini.

Satu hal yang berkesan mendalam dalam pikiran kami adalah bahwa kami ingin menjadi orang yang turut aktif dalam pelestarian lingkungan , terutama di sekitar lingkungan rumah. Untuk saya sendiri, langkah paling awal untuk melakukan itu adalah menjadi seorang pemerhati. Sejak kejadian itu memang kami lebih memerhatikan kedatang burung di halaman rumah, bahkan kami menjadi menyadari bahwa ternyata sering sekali berbagai jenis burung mendatangi halaman rumah kami. Dinda sempat mengabadikan beberapa momen tingkah laku mereka yang menggemaskan, tapi tetap yang menjadi objek utama yang kami perhatikan adalah Sriganti. Seperti yang bisa dilihat di salah satu koleksi instagram milik dinda disini.

3 comments:

  1. Seperti artikel yang saya tulis tentang kelestarian lingkungan. Mari dukung Greenpack sebagai kemasan makanan ramah lingkungan yang aman untuk makanan serta dapat didaur ulang. Anda bisa mengetahui lebih lanjut tentang Greenpack di sini : http://www.greenpack.co.id/

    ReplyDelete