Monday, April 6, 2015

Trekking dan Berinteraksi dengan Alam Bebas

Saat ini semakin banyak orang yang berusaha untuk kembali ke alam untuk melepaskan diri dari rutinitas yang sama setiap harinya. Trekking adalah salah satu kegiatan favorit yang sering dilakukan oleh orang-orang. Trekking adalah kegiatan yang dilakukan orang-orang dalam bentuk perjalanan beberapa hari melewati kawasan pedesaan atau tempat-tempat yang jauh dari keramaian, termasuk di dalamnya pendakian gunung atau hiking. Trekking pada saat ini cukup populer di kalangan petualangan dunia, bahkan banyak diantara mereka yang menjelajahi berbagai tempat di dunia. Mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya dengan trekking. Trekking dapat dikombinasikan dengan aktifitas outdoor lainnya semisal backpacker. Trecking yang dikombinasikan dengan rockclimbing dapat kita sebut sebagai kegiatan mountaineering.
Baca juga:
Tentang Mountaineering
Tips Memilih Lokasi Camping yang Tepat

Cagar Alam Laut Kepulauan Karimata
Trekking Alam Bebas

Berinteraksi dengan alam liar

Trekking adalah perjalanan yang berbeda dengan tipe perjalanan lainnya, misalanya city backpacking. Dalam kegiatan trekking anda tidak berpikir tentang pesawat apa yang dipakai atau bus jurusan mana yang akan anda tumpangi, kecuali untuk sampai ke titik start perjalanan trekking anda. Kegiatan trekking lebih banyak dipengaruhi kondisi mendan seperti kerapatan vegetasi dan semak, kemiringan atau relief muka bumi, dan cuaca yang kadang tidak menentu.

Trekking memberikan kesempatan kepada pelakunya untuk lebih dekat dengan alam, menikmati pemandangan sambil melakukan kegiatan lain seperti panjat tebing  atau latihan navigasi. Trekker juga bisa melakukan perjalanannya dengan diselingi interaksi dengan masyarakat tradisional di pedesaan.

Dimana bisa melakukan trekking

Trekking bisa dilakukan dimana saja terdapat tempat yang jauh dari keramaian, terutama tempat yang jarang dikunjungi seperti di kawasan pegunungan dan hutan. Trekking dapat dilakukan dalam jangka waktu beberapa hari hingga tahunan tergantung tujuan dari trekker yang melakukannya. Perjalanan yang kadang di banyak diselingin dengan ketidak pastian dan tawaran keindahan alam bebas menjadi faktor penarik utama mengapa semakin banyak orang yang tertarik untuk melakukannya.

Pelengkapan

Kegiatan trekking memerlukan beberapa perlengkapan khusus agar perjalanannya  dapat dinikmati dan berjalan dengan baik .  Seorang trekker yang melakukan trekking dengan rute yang panjang mungkin perlu membawa banyak perlengkapan pribadinya. Beberapa perlengkapan utama untuk trekking misalnya tas backpack dengan volume yang disesuaikan dengan lama perjalanan, sepatu trekking, pakaian lapangan, perlengkapan pertolongan pertama darurat, makanan dan air.
Baca juga:
Tips Penggunaan Pakaian di Alam Bebas
10 Perlengkapan Utama Kegiatan Alam Bebas
Berapa Kapasitas Ransel/Carrier yang Anda Butuhkan?
Jenis-jenis Sepatu Pendakian Gunung

Jika anda tertarik untuk melakukan petualangan yang satu ini untuk pertama kalinya, sebaiknya ajak orang-orang yang berpengalaman. Anda bisa juga mencari komunitas trekking terdekat di tempat tinggal anda. Mencari orang berpengalaman atau bergabung komunitas trekking bisa membantu anda untuk  melakukan persiapan yang lebih baik dan matang terkait dengan kemampuan fisik, perlengkapan dan manajemen perjalanan.

1 comment:

  1. Wah, pingin ikut deh, saya pernah trekkin di Bedugul, Bali temperaturnya dingin sekali di pagi menjelang siang, apalagi malam hari dibantu oleh http://www.pakettourdebali.com

    ReplyDelete