Wednesday, April 8, 2015

Nasi Bakar Ayam, Kantin Plasma IPB

Anda penggemar wisata kuliner? Jika iya, mungkin ada baiknya anda mencoba sesuatu yang baru dalam wisata ini, yaitu wisata kuliner kampus. Dengan jumlah mahasiswa yang cukup besar, kampus-kampus besar memiliki kantin yang jumlahnya relatif banyak, beberapa diantaranya memiliki menu-menu yang unik. Misalnya Nasi Ayam Bakar di kampus IPB Dramaga, baru dua hari yang lalu saya mencoba kuliner yang tidak sengaja saya temukan.

Kuliner Kampus
Penampakan Nasi Bakar Ayam - Food Court Plasma IPB
Pas sedang nunggu dinda yang sedang ada pertemuan dengan pembimbing tesis, saya menunggu di kantin Plasma IPB. Masuk waktu makan siang saya melihat-lihat menu yang ditawarkan kios-kios masakan di kantin tersebut. Karena belum pernah nyoba, saya pesan saja satu porsi. Rasanya sangat kena dilidah saya, rasa ketagihan juga jadinya. Kemarin, dinda yang akan sidang ujian akhir pada pukul dua siang saya ajak mencoba makan nasi bakar tersebut pada jam makan siang. Alhamdulillah, selera kami memang sama.


Menyebutkan namanya pertama mungkin anda akan keseleo dari nasi bakar ayam  menjadi nasi ayam bakar. Tapi, serius, nama masakannya memang Nasi Bakar Ayam, saya tidak keseleo ngetik. Yang dibakar ya nasinya, tapi bukan dibakar seperti biasa kita membakar daging, ikan atau ayam. Nasi bersama selembar daun salam dibakar setelah dibungkus dengan daun pisang. Dari rasanya, saya kira nasi tersebut dimasak dengan santan seperti nasi uduk, tapi dengan campuran yang berbeda. 

Nasi yang dibakar dengan kombinasi citarasa daun salam dan daun pisang menghasilkan nasi bakar dengan rasa yang unik dan sangat memanjakan lidah. Ada rasa segara dari daun pisang dan salam. Sedangkan memasak dengan cara membakar memang dapat menghadirkan citarasa yang khas.

Menemani nasi bakar, satu porsi nasi bakar ayam di temani dengan sepotong daging ayam goreng, sepotong tempe goreng dan sambal yang rasanya seperti sambal khas masakan sunda. Rasa daging ayam goreng dan tempe goreng seperti kebanyakan ayam goreng di tempat lain, jadi memang main player dari kuliner ini adalah nasi bakarnya. Satu lagi, untuk sayurnya ada mentimun potong tipis seperti di warung lamongan. Mungkin seratnya kurang, jadi sebaiknya anda menambah asupan serat dengan memakan buah.

Jika ingin mencoba sajian di nasi bakar ayam di kantin plasma, saya sarankan datang ke kampus IPB Dramaga pada hari-hari kuliah sebelum jam satu atau jam dua. Paling enaknya jam 11 untuk makan siang, karena kantinnya masih sepi. Kalau sudah jam 2 biasanya semua menu sudah habis dan kios-kiosnya juga akan tutup.

No comments:

Post a Comment