Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2015

4 Animal You Must See in Borneo

Borneo is very rich with biodiversity, and we can say that this island was one of a few island which we can call it as megabiodiversity island (that's my own opinion). Many kind of animal we can find in Borneo, some of them was easy enough to find, and some other is very shy to meet you, some of them also very exsotic.
If you come to Borneo, there is some animal you must see in this island.

Orang Utan
The orangutans are the two exclusively Asian species of extant great apes. Native to Indonesia and Malaysia, orangutans are currently found only in the rainforests of Borneo and Sumatra. Classified in the genus Pongo, orangutans were considered to be one species. However, since 1996, they have been divided into two species: the Bornean orangutan (P. pygmaeus) and the Sumatran orangutan (P. abelii).

Orangutans are the most arboreal of the great apes and spend most of their time in trees. Their hair is typically reddish-brown, instead of the brown or black hair typical of chimpanzees an…

Jakarta Old Town: Kota Intan Bridge

Kota Intan Bridge is one of the heritage objects in the old town area of Jakarta as determined by the Governor No. 457 in 1993 which Concerning on Heritage Buildings Determination in DKI Jakarta area.


Near the bridge, we can read a shart description about the history of this bridge. The description as you can read here:
Kota Intan Bridge was build ini 1628 by VOC, and thereafter underwent several name change. The first name was Engelse Brug (England Bridge) which given when it connects the Dutch Fort and England Fort. This bridge located at Kali Besar (Great River). After Banten and Mataram attacks on Batavia Castle in 1628 and 1629, the bridge was broken. It was rebuilt in 1630 by the Dutch and known as De Honder Pasarburg (Chicken Market Bridge) because itu close to the chickern market. Kota Intan was the last name it has. It is assumed that the name relates to its location which was close to one of Batavia caslte bastian named Bastian Diamant (Intan - Diamant - Diamond).
In April …

Kota Tua Jakarta: Jalan Kali Besar dan Jembatan Kota Intan

Jalan Kali Besar di Kota Tua Jakarta tampak tidak terlalu ramai hari itu. Hanya beberapa mobil dan motor yang berlalu lalang. Setelah melati gedung bekas Bank Mandiri kami berjalan di pinggir Kali Besar, sesekali angin menghembuskan udara dari permukaan sungai ke trotoar yang sedang kami lewati. Beberapa rangka jaring dengan pelampung berbaris melintang diatas kali, sebagian lainnya berbaris di sisi trotoar. Sepertinya jaring-jaring itu digunakan untuk menangkap sampah, sampah yang malam, sudah dibuang, lalu ditangkap pula. Secara visual sebenarnya mengganggu, tapi sudahlah...

Perjalanan berlanjut, bangunan-bangunan di seberang jalan trotoar yang kami lewati masih berupa bangunan-bangunan lama, beberapa diantaranya misalnya adalah gedung Bank Mandiri, Puri Belanda, Toko Merah (Red Shop), Diskotik Athena, serta Hotel de River serta beberapa gedung lainnya.










Baca cerita sebelumnya disini.

Burung Air Kesorean

Suatu maghrib saat baru sampai di halaman rumah dari kelayapan di Kota Khatulistiwa, saya mendengar kegaduhan di teras samping rumah. Suaranya seperti suara pintu yang digaruk-garuk dan dipukul-pukul dengan heboh.Maghrib-maghrib, dalam kondisi cahaya redup dan jalanan komplek yang agak sepi, pikiran saya langsung was-was. Jangan-jangan... jangan-jangan ada zombie yang ingin mencoba masuk ke dalam rumah.

Dengan menepikan sementara rasa was-was, saya langsung mendatangi TKP, dan ternyata ada seekor burung yang sedang kalang-kabut berusaha menerobos pintu samping rumah yang tertutup.. saya serius... burung tersebut menabrak-nabrak pintu, mencakar (alias menggaruk) dan mematuk-matuk daun pintu rumah tersebut. Tersangkanya seperti gambar diatas.

Kasihan melihatnya ketakutan, saya mengamankannya. Meskipun beberapa kali di patuk dengan paruhnya yang panjang dan runcing, saya tetap tabah dan membawanya kedalam rumah. Bisa jadi dia jadi lebih ketakutan, tapi daripada dia menjadi incaran kucing…

4 Hal Menyenangkan dari Camping

Kegiatan apakah yang paling menarik untuk kita lakukan di akhir pekan? Tidur? Bersih-bersih rumah? Main futsal? Traveling? Kalau saya, jika memungkinkan saya akan traveling, sebisa mungkin sempatkan camping. Jika sedang traveling, rasanya ada yang kurang kalau tidak camping, maksudnya kalau travelingnya ke alam bebas, bukan
 ke pusat kota. Bagi saya camping adalah salah satu hal paling menyenangkan di dunia ini. Berikut ini adalah beberapa hal menyenangkan dari camping.
Lebih dekat dengan alamTidur hanya berlindung beberapa lapis kain tenda atau doom menimbulkan rasa sangat dekat dengan alam. Dinginnya udara yang langsung merayapi kulit, suara-suara satwa malam yang menyapa ramah, kabut dan embun yang turun perlahan, paduan kesemuanya menghadirkan ketenangan dalam jiwa.
Baca juga:
10 Tips Persiapan Hiking
Tips Menghindari Pacet di Gunung
Duduk Mengelilingi Api Unggun Rasanya tidak camping kalau tidak membuat api unggun, tapi api yang  dinyalakan karena keperluan untuk memasak misalnya,…

Kamera Digital SLR Terbaik 2015

Meskipun smartphone semakin menjamur, DSLR tetap menjadi pilihan orang-orang yang menyenangi fotogrofi. DSLR memungkinkan fotogragfer untuk mendapatkan foto dengan kualitas yang lebih tinggi dengan kecepatan dan ketepatan setingan yang lebih tinggi.

Saat memutuskan untuk membeli kamera DSLR, banyak diantara fotografer yang agak kebingungan menentukan mana kamera yang paling sesuai dengan mereka, baik pemula maupun profesional. Untuk mengatahui sedikit gambaran tentang kamera DSLR terbaik yang ada dipasaran saat ini, ada baiknya anda membaca review singkat di bawah ini.

Nikon D3300 - DSLR Terbaik Untuk Beginners
Nikon D3300 adalah pengganti dari Nikon D3200 yang menawarkan performa level intermediet dengan desain dan harga yang bersahabat dengan pemula. Kamera ini menggunakan sensor 24.3 megapixel, untuk pengambilan gambar videonya halus dengan kualitas gambar 1080p dengan kecepatan tertinggi pengambilan gambar mencapai 60 frames per detik.

Kamera ini dapat menghasilkan foto dengan det…

Mie Laksa Jamur ala Chef Yanet

Pada suatu hari, yaitu kemarin, saya membayangkan sepiring mi laksa dengan baluran sambal jamur campur sayur hijau yang sehat untuk tubuh. Berbekal bayangan seperti sebuah foto dalam kepala saya, saya pergi ke warung dekat kampus dimana dijual berbagai jenis bahan kebutuhan pokok dan bahan masakan sehari-hari. Gambaran bayang dikepala saya begitu jelas sehingga saya tidak perlu catatan untuk mengingatnya saat membeli.

Adapun beberapa bahan tersebut adalah:
- Mi Laksa
- Jamur merang
- Telur
- Sambal *BC Ekstra Pedas
- Tomat
- Sawi

Sesampainya dirumah setelah berbelanja dengan hati riang, bahan-bahan yang saya beli tadi kemudian saya taruh di dapur dimana sudah terdapat bahan-bahan masakan lain seperti garam, gula, bawang merah dan bawang putih serta bumbu saus tiram.

Selanjutnya saya lanjutkan surfing, browsing, blogging, facebooking, dan ing-ing lainnya di internet.

Setelah beberapa menit yang ternyata cukup cepat, jadilah.... masakan seperti yang saudara-saudara lihat diatas. Mie La…