Wednesday, December 10, 2014

Antara Saya, Aku dan Gue

Walaupun saya tidak belajar di jurusan kuliah yang berkaitan dengan bahasa, izinkan saya menyampaikan pendapat tentang kata-kata ganti pertama yang unik-unik di Indonesia Raya ini. Tapi hubungannya masih dengan dunia blogging juga.

Jadi, ada pertanyaan yang rasanya cukup menggelitik saya (nggak terlalu geli sih), yaitu, Kenapa banyak blogger yang lebih cenderung menggunakan Gue daripada Saya dan Aku? Ini pertanyaan yang menarik, jika saya boleh menjawab secara ringkas, maka jawabannya adalah Karena mayoritas blogger berasal berasal dari kota-kota besar, terutama Jakarta yang menggunakan Gue sebagai kata ganti orang pertama yang bisa dikatakan sebagai bahasa daerah untuk DKI, betul?

Bagaimana dengan daerah lain? Daerah lain memiliki penduduk yang lebih sedikit, sedikit juga bloggernya, dan disadari atau tidak, diakui atau tidak, menggunakan bahasa daerah di forum yang sifatnya nasional membuat kita tampak seperti kurang gaul (kasarnya: kampungan, no offense), kecuali bahasa daerah Jakarta. Ini nyata, teman saya yang kuliah di Jakarta di bully karena menggunakan bahasa daerah.

 Lalu kenapa menggunakan "gue", tidak "saya"? Bisa jadi karena Gue bisa dikatakan sebagai bahasa gaul, darimanapun Anda berasal, "gue" bisa membuat Anda seperti lebih gaul. Sedangkan "Saya", mungkin banyak orang merasa perkataan ini terasa formal, padahal ini hanya masalah kebiasaan. Sekali lagi, kebiasaan.

Indonesia sangat kaya dengan ragam budaya, terutama budaya berbahasa. Kekayaan ini perlu di pertahankan dan dijaga, karena itu kita perlu juga sesekali menggunakannya. Tapi, perhatikan tempat! Jangan seenaknya menggunakan bahasa daerah sendiri ditempat orang lain yang tidak mengerti bahasa kita, karena bisa jadi orang lain akan tersinggung (kita tidak tahu kalau orang sedang sensitif kan?).

Karena budaya kita sangat beragam, karena itulah tahun 1928 disepakati agar rakyat Indonesia Raya ini menggunakan bahasa Indonesia. Agar kita bisa bersatu, agar kita bisa saling memahami satu sama lain saat bertemu. Agar kita memiliki setidaknya satu persamaan dalam keberagaman yang luar biasa di Nusantara ini. Karena itu, mari perkuat persatuan dan kesatuan kita dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

#barubelajarbikintekspidato

Ok, sedikit info, salah satu contoh kekayaan bahasa di nusantara misalnya kata "Saya" atau "Aku", orang minang menggunakan "Ambo" atau "Den", orang Betawi menggunakan "Gue", orang Pontianak menggunakan "Saye" atau "Kamek", orang Ambon menggunakan "Beta", orang Jawa ada yang menggunakan "Inyong", orang Madura menggunakan "Engkok"... Kaya kan...

3 comments:

  1. tambahan sedikit, orang Bali memakai "tiang" eitss bukan tiang listrik ya :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih infonya mas, menambah perbendaharaan kata daerah... :)

      Delete
    2. Saya rasa menggunakan "saya" lebih nasional mas, juga agak sedikit profesional hehe

      Delete