Thursday, June 19, 2014

Aku, Dia, Bakpao dan Mantao

Bakpao, adalah jenis makanan yang saya senangi... (seolah-olah ada yang nanyain... :). Di Pontianak ada satu gerobak Bakpao yang menjadi langganan saya, kenapa satu gerobak? Karena yang jualan memang pakai gerobak, kalau jualannya di toko, tentu saya bilang satu toko, kalau di warung, ya satu warung. Tapi langganan saya ini, sekali lagi, gerobak. Gerobak ini mangkalnya di depan Sekolah Islamiyah Jalan Imam Bonjol, tidak jauh dari gerbang Untan.

Sebelumnya saya jelaskan, saya berlangganan bakpao bukan seperti langganan koran yang dibayar perbulan, listrik atau telpon. Tidak. Sekali lagi, tidak.... yang saya sebut berlangganan itu karena saya sering sekali membeli bakpao di gerobak tersebut (maaf atas paragraf yang tidak penting ini).

Kenapa saya berlangganan bakpao di gerobak yang mangkal di depan Islamiyah itu? Jawabnya, tentu saja karena bakpaonya enak. Tekstur bakpao tersebut sangat halus dan lembut di kunyah. Manisnya pas! beberapa bulan yang lalu harganya masih IDR4000, tidak tahu kalau sekarang. Bakpao depan Islamiyah ini punya beberapa rasa, tapi yang saya ingat cuma dua, yaitu kacang hijau yang sangat umum, dan keju favorit saya. Perlu saya sampaikan, bakpao ini jauh lebih enak kalau di makan dalam kondisi agak panas atau hangat, kalau dingin, rasanya kurang gimana gitu. Jadi walaupun jenis roti juga, sewaktu membeli kita harus agak sabar menunggu si penjual untuk mengukus bakpao tersebut. Kecuali kalau Anda mau mengukusnya sendiri.

Nah demikianlah tentang bakpao di Pontianak. Selanjutnya saya ingin menceritakan roti yang menurut saya lebih kurang sama dengan bakpao, tapi menurut saya punya satu kelebihan, roti ini punya tekstur halus dan lembut seperti Bakpao, tetapo lebih kembang. Dalam kondisi dingin roti ini tidak menciut, dan rasanya tetap menyenangkan, tetapi tetap, lebih nikmat dalam sajian agak panas atau hangat. Roti ini namanya "Mantao". Saya mendapatkan roti ini dari tetangga sekaligus pemilik rumah kontrakan kami, yang beliau sepertinya mendapatkan roti tersebut dari adik atau ibu beliau yang pergi ke Pare-pare. Yup, roti Mantao ini adalah oleh-oleh khas dari pare-pare. Alhamdulillah, pengetahuan saya bertambah dengan roti ini... :D Okeh, itu saja cerita tentang Bakpao dan Mantao, semoga aktifitas membaca cerita ini tidak menjadikan Anda termasuk orang yang menyia-nyiakan waktu. :D

0 comments:

Post a Comment