Friday, February 14, 2014

Mimpi Indonesia yang Kandas

Nothing special today, just... ketemu dengan pembimbing setelah seminggu kemarin bergelut dengan koreksian yang bisa bikin stress. Menunggu beberapa waktu sebelum bisa ketemu dengan beliau saya isi dengan  membaca buku. Membaca adalah pilihan yang sangat tepat untuk mengisi waktu saat menunggu.

Apa yang saya baca??? Habibie dan Ainun!

Setelah beberapa hari kemarin membaca untuk mengisi waktu, akhirnya saya sampai pada bagian yang menceritakan mengapa proyek pengembangan pesawat nasional dihentikan. Sejak dulu saya tahunya hanya ada pihak yang menekan Presiden Soeharto untuk menghentikan proyek tersebut, tapi saya tidak tahu siapa pihak yang dimaksud tersebut. Tapi saya sendiri tidak pernah mencarinya di internet.

Jadi, kembali ke buku, Pak Habibie menceritakan kenapa proyek tersebut di hentikan atas desakan IMF kepada Presiden Soeharto. Saya langsung teringat dengan Timor Timur yang saya tahu lepas juga atas desakan IMF melalui referendum yang berdasarkan beberapa artikel yang saya baca adalah referendum yang penuh kecurangan. Jadi, dua kali badan dunia tersebut membuat kerugian yang sangat besar kepada negara ini, dan anak-anak bangsa, termasuk kita hanya bisa melihat, mendengar, atau apalah namanya, tidak ada yang bisa kita lakukan kecuali pasrah.

Semoga banyak muncul Habibie baru di masa depan.

3 comments: