Sunday, December 15, 2013

Stalker

Beberapa hari yang lalu saya melihat foto di beranda fb yang diupload seorang teman. Karena saling mengenal, maka saya jadi ingat dengan status tersebut dan berntanya pada dia tentang foto tersebut. Namun tanggapan yang saya dengar dari dia benar-benar tidak saya duga, saya di katakan sebagai "stalker"... What The....!

Istri saya juga pernah dikatakan sebagai seorang stalker oleh salah satu orang yang kami kenal, hanya karena dia membaca status orang tersebut.

Pertanyaan saya, "bagaimana mungkin kita yang membaca status fb seseorang yang dipublish ke publik umum di fb lalu dikatakan sebagai seorang stalker???"

Saya jawab sendiri pertanyaan itu, "mungkin saja, kalau yang menuduh itu adalah seseorang yang kepedean/penderita narsisisme akut". Tentu saja bisa kita katakan kepedean, karena apa yang kita publish di fb secara terbuka dapat dilihat oleh semua orang, tentu aneh sekali kalau kita mengatakan semua orang yang membaca status kita adalah stalker.

Ya... mungkin yang dikatakan teman saya itu hanya gurauan, tetapi tidak dengan orang yang menuduh istri saya sebagai stalker, bisa saya katakan orang itu konyol.

Jadi, kalau tidak ingin tulisan status/foto/apa saya di fb "tidak dikuntit orang lain", jangan di publish secara umum. Karena mengatakan orang lain sebagai stalker karena membaca status anda adalah tindakan yang konyol.

0 comments:

Post a Comment