Sunday, December 29, 2013

Ketupat dan belah ketupat


Mari kita bicara tentang kue lagi, kali ini tentang ketupat. Saya tidak ingin membahas kenapa nama kue ini ketupat, tapi saya ingin membahas tentang salah satu bidang dua dimensi yang sangat kita kenal sejak kecil. Bidang tersebut di namakan belah ketupat.

Indonesia traditional cake - Ketupat
Ketupat - Traditional Indonesia Culinary
Dari nama tersebut, ada yang ingin saya tanyakan kenapa "belah" ketupat? Kenapa pakai dibelah segala. BUkahkah bentuknya sama saja dengan ketupat yang belum dibelah? Kalaupun ada yang bilang ketupat itu bentuk tiga dimensi (lihat kue diatas), bukankah setelah dibelah tetap saja dia tiga dimensi?

Tapi kalau soal rasa, ketupat itu rasanya sungguh menggoda. Kombinasi antara nasi yang mungkin dapat mengenyangkan, dan tentu saja, dengan sambal udang papay didalamnya, sungguh membuat kelenjar saliva meningkatkan kinerjanya. Terkadang produknya sampai meluber.

Tapi ada satu yang sayangkan dari kue ini, saat akan memakan ketupat ini sambal papay-nya sering jatuh dan bertaburan. Bukan masalah kotornya, tapi rugi sekali rasanya kalau sambalnya jatuh.

1 comment:

  1. Supaya ndak bertaburan, tangan kanan nyuap, tangan kiri nampung tumpahannya.... :D

    ReplyDelete