Monday, December 30, 2013

Film 5 cm

Film 6-1 cm adalah film petualangan paling fenomenal di Indonesia saat ini -mungkin-, dan sejauh pengetahuan saya yang terbatas, film ini adalah film pertama di Indonesia yang mengangkat kisah tentang pendakian gunung. CMIIW

Saya sendiri tidak pernah menonton film ini, entah kenapa saya kurang berminat dengan film ini. Saat teman-teman saya yang pelaku kegiatan alam bebas berbondong-bondong ke Bioskop untuk menonton, untuk mendengar ceritanya saja saya tidak terlalu antusias.

Tapi sedikit banyak saya juga mendengar berbagai komentar tentang film ini, ada yang memuji, ada juga yang mencemooh. Namun, semakin hari semakin banyak komentar negatif yang saya dengar tentang film ini. Terutama setelah tewasnya beberapa orang saat sedang beraktifitas di gunung. Tepatnya gunung Gede, gunung Semeru, dan mungkin satu lagi di gunung Ijen.

Setelah mendengar dan membaca penjelasan dari beberapa sumber, saya maklum dengan komentar negatif tersebut. Dan dari awal release film 6-1 cm itu, saya memang sudah merasa ada yang tidak beres dengan film itu. Kenyataannya, apa yang saya pikir tidak beres itulah yang disangkakan banyak pendaki sebagai salah satu penyebab banyaknya kecelakaan di gunung.

Bagian manakah itu? Tentu saja tentang latar belakang pendakian mereka, bertemu di stasiun, tanpa persiapan untuk ke gunung karena satu orang inisiatornya tidak memberi tahu kemana tujuan mereka. Bagi saya, ini adalah sebuah cerita yang konyol.  Jika buku yang menjadi naskah awal film ini juga bercerita seperti itu, sunggu... Terlalu.

Selanjutnya, tentu sebagian orang menjadi berpikir untuk mendaki gunung itu seperti piknik. Santai santai, persiapan secukupnya, tidak perlu latihan fisik dan lain sebagainya. Sayangnya, mendaki gunung bukan piknik, kecuali gunungnya seperti Tangkuban Perahu. Sayangnya, mendaki gunung adalah salah satu cara bercumbu dengan maut tanpa kita sadari. Sayangnya....

0 comments:

Post a Comment