Sunday, May 26, 2013

Aquascaping: Minat lama yang kembali

Perjalanan ke Sambas beberapa minggu yang lalu membekas pada diri saya, hobi lama yang kembali tumbuh setelah melihat ipar saya yang sedang menggeluti hobi yang sama. Hobi ikan hias, itulah hobi lama saya yang telah lama sekali tidak saya geluti.

Dulu, mungkin waktu sd dan smp saya senang memelihara ikan hias, tepatnya ikan cupang. Di tempat saya ikan cupang dikenal sebagai ikan selomang atau ikan sabung. Untuk merawat ikan ini tidak terlalu sulit, bahkan bisa dikatakan sangat mudah. Tidak hanya merawat, memijahkannya pun sangat mudah. Saya semoat memiliki cukup banyak ikan cupang dengan warna yang indah. Tapi beberapa waktu kemudian kesibukan lain dan ikan yang tiba-tiba menghilang semua membuat saya melupakan hobi tersebut.

Adik saya yang nomor dua juga sempat memilihara ikan cupang, dia bahkan sampai mengengkol sepeda berkilo-kilometer untuk mendapatkan induk cupang liar di persawahan di tepi kota (kami tinggal di pusat kota). Namun setelah memiliki stok ikan yang cukup banyak hingga bisa menjual kepada anak-anak sekitar tempat tinggal kami, ditinggalkan juga bisnis ikannya.

Kembali ke perjalanan saya ke Sambas, saat melihat aquarium ipar saya yang berisi tanaman air dan berbagai macam jenis ikan, saya kembali tertarik untuk memelihara ikan. Saya sendiri kurang menikmati suguhan aquarium tersebut, saya bukan seniman tapi sangat senang untuk menikmati seni, dan menurut saya aquarium milik ipar saya tersebut kurang bernilai seni. Namun saya sangat menghargai komitmennya terhadap hobinya terhadap ikan.

Setelah pulang kerumah di Pontianak saya kemudian saya googling informasi tentang memilihara ikan, ternyata saya menemukan hal yang lebih menarik dari sekedar memelihara ikan, hal itu adalah Aquascaping. Sebenarnya ini bukan pertama kali saya tertarik dengan Aquascaping, hanya saja dulu sewaktu pertama kali melihatnya saya tidak tahu seni ini disebut sebagai aquascaping. Dulu saya pernah melihat di internet sebuah foto dimana seorang laki2 dewasa duduk di depan sebuah aquarium yang mungkin tingginya 1 m dan panjangnya 2 meter. Isi aquarium tersebut begitu bening dan hijau.

Berbagai hal tentang aquascaping sangat menarik, dan saya tidak hanya tertarik dengan aquascaping, tetapi juga waterscaping. Berhubung saya sedang kuliah di arsitektur lanskap, rasanya kedua bidang ini cukup sejalan, terutama bagian waterscape. Lalu bagian yang paling menarik adalah, ternyata begitu banyak tanaman air hias untuk aquascape yang berasal dari Kalimantan Barat yang merupakan kampung halaman saya. Dan ternyata tanaman-tanaman tersebut sangat bernilai, saya berharap mereka tetap dapat ditemukan, semoga kerusakan lingkungan tidak melanda dengan cepat. Semoga saya sempat berburu tanaman-tanaman tersebut sebelum dihabisi oleh konversi lahan yang membabi-buta.

Okeh, jadi saya telah menemukan satu hobi yang tampaknya sangat menyenangkan dan kelihatannya dapat menjadi salah satu bidang yang dapat mendatangkan penghasilan bagi saya. Tetapi sebelum semua itu, saya harus kembali ke Bogor untuk menyelesaikan program master saya. InsyaAllah, semangat, cepat lulus, Amin!

1 comment: