Thursday, December 6, 2012

Waktu kebaikan dan keburukan

Kalau tidak sedang berbuat kebaikan maka kita sedang melakukan sebuah kejahatan. Secara logika dan jika dipikirkan lebih dalam, demikianlah adanyaa. Setiap waktu adalah modal, dan dalam usaha, apabila kita tidak bisa menggunakan modal untuk memperoleh keuntungan maka kita telah merugi. Jadi sebenarnya, nasehat ini terkait dengan bagaimana kita memanajemen waktu. Mungkin akan ada yang berpikir, bagaimana kalau kita duduk diam dan tidak melakukan apa-apa, bukankah bisa kita bilang kalau kita sedang netral, tidak sedang berbuat baik atau buruk? Kenyataannya adalah waktu terus berjalan, dan saat kita tidak bisa memanfaatkannya maka kita sudah melakukan sebuah keburukan (terhadap diri sendiri).

Bagaimana dengan tidur? Bukankah kita tidak sadar dan bagaimana bisa kita mengatakan kita sedang berbuat baik atau buruk? Kalau menurut saya, tentu saja kita bisa menentukan apakah tidur kita baik atau buruk. Logikanya, badan kita seharian telah beraktifitas (yang kebanyakan orang melelahkan), bukankah akan menjadi sebuah kebaikan kalau kita  mengistirahatkannya dengan tidur, dan akan menjadikan kita orang yang dzalim kalau kita memaksakan diri tanpa istirahat sejenak (tergantung situasi dan kondisi). Jadi intinya, kita harus selalu berbuat baik untuk diri sendiri dan untuk sesama. Terus berusaha memanfaatkan waktu yang diberikan Allah untuk berbuat kebaikan.

0 comments:

Post a Comment