Saturday, November 24, 2012

Pengalaman Fotografer Amatir di Pangandaran

Puncak Curug di Cagar Alam Pananjungan
Perjalanan ke Pangandaran sebenarnya menjadi salah satu harapan saya untuk mengaplikasikan beberapa tips fotografi yang saya baca di buku, namun seperti kata orang bijak pengalaman adalah guru yang terbaik. Dan pada perjalanan kemarin menjadi salah satu pondasi awal dari pembangunan keterampilan memotret saya, intinya pengalaman saya masih sangat dangkal dan benar-benar pemula.

Sekedar informasi, saya menggunakan kamera Canon 500D dengan lensa 18-55 mm. Ada dua masalah utama yang saya catat terkait dengan pengambilan gambar yang kurang baik di Pantai Pangandaran kemarin

Tidak ada Tripod, saya menyadari pentingnya Tripod setelah membeli dan membaca Digital Photograhy-nya Scott Kelby. Dengan tripod kita bisa mendapatkan gambar yang tajam untuk gambar lanskap, karena kemarin saya mengunjungi daerah wisata dengan lanskap yang indah maka seharusnya tripod adalah tool yang penting (saya belum punya dan mungkin secepatnya ingin beli). Tips yang lebih jelas dapat dibaca di bukunya om Scott (bukan promosi, cuma rekomendasi).

Plotting waktu, karena memang tujuan perjalanan kemarin adalah untuk praktikum jadinya agak sulit meng-arrange waktu untuk mengambil gambar secara serius. Kita perlu feel of the land dan searching the right angle, dengan waktu yang sangat terbatas sulit untuk melakukan kedua hal tersebut dengan lebih baik. Selain itu, yang saya sayangkan adalah saya sampai di lokasi dengan view yang bagus pada tengah hari dimana pencahayaan sangat tidak mendukung. Saat mencoba untuk mengambil gambar terdapat kontras yang terlalu besar dan warna yang dipantulkan objek relatif tidak baik.


0 comments:

Post a Comment