Skip to main content

Penentuan Sidkom

Kemarin menghadap pak Soeryo Adiwibowo untuk menyerahkan draft proposal penelitian. Rencananya sekalian ingin menentukan hari untuk sidkom 1. Sebelum bertemu, mau nulis dulu nama beliau di formulir permohonan sidkom. Lupa dengan titel beliau, jadi langsung cari di internet. Alhamdulillah gak perlu lama surfingnya, langsung ketemu. Tidak sengaja membaca-baca artikel yang ada nama beliau didalamnya, dan ternyata saya baru menyadari bahwa beliau adalah salah satu ilmuan pakar/ahli lingkungan se Indoneasi. Kalau senang dengan ilmu lingkungan mungkin kenal dengan buku Etika Lingkungan, di situ pak Sony Keraf mengucapkan terimakasih kepada pak Bowo yang merupakan temannya di Kampus IPB.

Kembali ke masalah sidkom, beliau menawarkan tanggal 14 karena minggu ini jadwalnya penuh, besok (hari ini) mau ke bangka, dst dst. Jadi, bisanya minggu depan, kalau tidak tanggal 14 November bisa tanggal 19 atau 20 November 2012. Mudah-mudahan bu Is-nya ada waktu yang luang tepat dengan waktu pak Bowo ini. Pas kuliah perencanaan (ane asist) beliau bilang minggu depan akan berangkat ke Komodo. Terus akan ke Jepang, pulangnya ke Malaysia (pembimbing ku super sibuk). Kesibukan mereka menunjukkan dedikasi pada pekerjaan mereka yang InsyaAllah bermanfaat untuk banyak orang. Semoga bisa menjadi inspirasi kita semua.

Comments

Popular posts from this blog

Tips Submit Artikel di Vivalog agar di Approve

Sudah bebeberapa artikel saya submit di vivalog, sudah beberapa kali malah, tapi tidak satu pun yang masuk dan di publish di sana. Rasanya agak frustasi juga (yang ringan saja), karena agak bertanya-tanya apa yang salah dari artikel saya. Saya pun mencari-cari apa yang salah dengan artikel yang saya submit di beberapa blog melalui google. Akhirnya karena tidak juga menemukan jawaban yang memuaskan saya melepas i-frame dari vivalog karena merasa ada ketidakadilan. Sementara saya memasang frame di blog saya, vivalog tidak menerima satupun artikel yang saya submit.
Kemarin, saya mencoba kembali submit artikel di vivalog, Alhamdulillah, saya sangat bersyukur ternyata kali kemarin artikel saya bisa di approve dan di publish di vivalog. Bahkan langsung menjadi salah satu artikel populer, dan seperti penjelasan di banyak blog lainnya, visitor saya langsung meroket hingga sepuluh kali lipat. Rasanya jadi terbayar sekali saya membuat atau menyadur artikel di blog saya.
Saya kemudian berpikir …

Horor Kampus IPB Baranangsiang

Kota Bogor memiliki banyak objek wisata yang menarik, salah satunya adalah bangunan kampus IPB Dramaga yang berada di tengah-tengah kota bogor, seberang jalan Kebun Raya Bogor. Sebagian area kampus ini sekarang telah menjadi bangunan yang kita kenal sebagai Mall Botani Square, Alhamdulillah pemerintah kota Bogor bersama pejabat-pejabat di Institut Pertanian Bogor telah menetapkan bangunan Kampus IPB Baranangsiang tersebut sebagai sebuah situs cagar budaya.


Sebagai salah satu bangunan tertua di kota Bogor, kampus IPB Baranangsiang memiliki banyak kisah Urban Legend. Beberapa yang paling terkenal adalah kisah tentang dosen misterius dan elevator tua. Kisah tentang dosen misterius saya dengar dari salah satu teman  sekelas saya di Pascasarjana ARL, beliau mendapatkan cerita itu dari seorang kakak tingkatnya. Jadi saya juga tidak mendapatkan langsung dari yang mengalaminya sendiri.

Menurut cerita teman saya tersebut, pada suatu malam (kuliah malam), suatu ruang kuliah sudah di penuhi oleh…

10 Perlengkapan Utama Kegiatan Alam Bebas

Menurut anda, apa perlengkapan paling penting dalam kegiatan di alam bebas? Tentunya banyak jawaban yang mungkin bisa diberikan untuk jawaban ini, pun kita harus tahu dengan medan seperti apa yang akan kita jelajahi.

Namun, bagaimanapun medannya, ada perlengkapan yang sebaiknya selalu kita bawa apapun makanannya, eh, apapun medannya.

Secara garus besar, terdapat sepuluh perlengkapan utama yang harus selalu kita bawa saat berpetualang di alam bebas. Perlengkapan yang bisa membantu kita untuk mendapatkan kegiatan camping atau hiking yang aman, nyaman, dan seru. Sepuluh perlengkapan tersebut adalah sebagai berikut.

1. Peralatan Navigasi Peralatan navigasi klasik terdiri dari kompas, peta, protractor, dan altimeter. Anda bisa mempelajari cara penggunaan perlengkapan navigasi ini sendiri dengan membaca buku atau mencari artikel di internet, tapi mungkin akan jauh lebih mudah dan cepat jika anda mempelajarinya dengan mengikuti pelatihan atau bergabung dengan klum pencinta alam.

2. Pelindun…